Mengenal Sistem Pendidikan di Singapura

26-03-2015 | | 0 Komentar

sistem pendidikan di singapura

Singapura merupakan negara kecil yang berada dekat dengan Indonesia. Banyaknya tempat menarik seperti tempat belanja di Singapura, tempat wisata di Singapura hingga pendidikan di Singapura membuat negara ini sering di kunjungi oleh warga negara Indonesia.

Banyak orang Indonesia yang bersekolah di Singapura. Tidak sedikit pula dari pelajar Indonesia melanjutkan studinya kuliah di Singapura. Wajar saja, sekolah-sekolah dan universitas di Singapura memang terkenal dengan kualitasnya. Misalnya saja Nanyang Technological University atau National University of Singapore. Ditambah lagi dengan jaraknya yang tidak jauh dari Indonesia, tentu banyak orang bercita-cita untuk berkuliah di Singapura.

Kita telah mengetahui bahwa sistem pendidikan di Finlandia adalah yang terbaik di dunia. Tapi, sistem pendidikan di Singapura tidak kalah dari Finlandia. Terbukti dengan banyaknya lulusan Singapura yang telah sukses. Sistem pendidikan di Singapura memiliki sistem yang cukup efektif. Selain itu, tenaga pengajar dan infrastruktur yang memadai membuat pendidikan di Singapura semakin maju.

Seperti di negara besar lain, Singapura menganggap pendidikan adalah masa depan dari suatu negara untuk mencapai cita-cita mereka. Oleh karena itu Singapura memang sangat memperhatikan bidang pendidikan ini. Mereka sangat fokus dalam pengembangan pendidikan dari jenjang pra sekolah hingga perguruan tinggi.

Untuk mengenal sistem pendidikan di Singapura coba kita lihat ulasan berikut.

Pra-sekolah di Singapura

Untuk mendaftar pra-sekolah di Singapura, seorang Anak harus berusia 3-6 tahun.  Pra-sekolah di Singapura juga menawarkan tempat penitipan Anak. Semua pra-sekolah dioperasikan oleh yayasan, badan keagamaan, lembaga sosial dan organisasi bisnis. Periode belajar untuk Anak-anak pra-sekolah berlangsung selama 2 ½ - 4 jam dan 5 hari dalam seminggu. Pada tingkat ini yang diutamakan adalah mempelajari bahasa yaitu bahasa Inggris sebagai bahasa utama dan bahasa Mandarin sebagai bahasa kedua.

Sekolah Dasar di Singapura

Seperti di Indonesia, Sekolah Dasar di Singapura juga membutuhkan waktu 6 tahun untuk menyelesaikannya. Pada jenjang ini, para siswa akan mempelajari bahasa (Inggris, Mandarin, Melayu), Matematika, Musik, Kesenian, Olahraga dan juga Ilmu Pengetahuan Sosial. Matematika yang di ajarkan di sekolah dasar ini diadopsi dengan menggunakan materi-materi dari standar Internasional.

Seorang siswa harus menunjukkan hasil belajarnya pada tahun ke 6 dengan melakukan ujian kelulusan Sekolah Dasar. Mungkin seperti Ujian Nasional di Indonesia. Siswa asing juga dapat ikut serta dalam ujian ini.

Tingkat Sekolah Menengah

Di sekolah menengah ini, siswa akan dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok GCE N (Normal). Sementara itu kelompok ke dua adalah kelompok GCE O (Ordinary). Dari namanya saja mungkin kita bisa menebak. GCE O adalah kumpulan siswa-siswa berprestasi. Pada jenjang ini, kegiatan belajar dilakukan selama 4 tahun. Untuk GCE N bisa mendapatkan sertifikat GCE O jika melakukan suatu ujian pada tahun ke lima.

Kurikulum pada tingkat sekolah menengah di Singapura ini telah di akui oleh internasional.

Perguruan Tinggi

Setelah menyelesaikan ujian Level GCE O, siswa diberi berbagai macam pilihan. Mereka dapat mendaftar ke perguruan tinggi junior (Junior College) ataupun politeknik.

  • Junior College. Setelah berhasil duduk lulus dari GCE O, siswa dapat melanjutkan studi ke Junior College (pra-universitas) selama 2-3 tahun. Tujuan dari jenjang ini adalah mempersiapkan siswa untuk masuk ke dunia universitas
  • Politeknik. Politeknik menawarkan berbagai jurusan seperti Teknik, Ilmu Pengetahuan Bisnis, Komunikasi, Desain dan Info-Komunikasi. Mungkin jenjang ini mirip dengan tingkat Diploma di Indonesia.
  • Pendidikan tingkat tersierMereka yang memenuhi syarat dapat mencoba beralih ke tingkat tersier. Jenjang ini adalah jenjang dimana mereka bukan lagi di sebut siswa melainkan mahasiswa. Ya dunia universitas ada di jenjang ini.

Sekolah Internasional dan Sekolah Swasta

Meskipun sekolah swasta di sana terbuka untuk orang-orang Singapura, tetapi mereka tidak memiliki diperbolehkan untuk mengikuti sekolah swasta tersebut. Mereka tidak diizinkan mengikuti sekolah internasional. Singapura memiliki berbagai sekolah internasional bertujuan untuk melayani para ekspatriat disana.

Kurikulum di sekolah-sekolah tersebut mengikuti kurikulum negara asal sekolah tersebut. Biayanya bervariasi tetapi minimal adalah SGD$ 24.000 per tahun.


Share Artikel ini di Sosial Media

Belum ada komentar. Jadilah yang Pertama Memberikan Komentar
Login untuk memberikan komentar