Cara Mengoptimalkan Gaya Belajar

09-03-2015 | | 0 Komentar

gaya belajar

Belajar adalah suatu hal yang sangat mendasar dalam setiap kehidupan manusia. Semenjak bayi, manusia selalu mempelajari sesuatu. Saat melihat barang baru mereka ingin memegangnnya, memasukkannya ke dalam mulut untuk mengenalnya. Setelah mereka menjadi lebih besar, mereka mulai belajar bagaimana cara berjalan dan bagaimana cara berbicara. 

Setiap orang memiliki proses dan gaya belajarnya masing-masing. Dengan menggunakan gaya belajar yang tepat akan sangat membantu mereka dalam mempelajari sesuatu. Sebaliknya jika salah menggunakan, tentu akan mempersulit mereka dalam belajar. Oleh karena itu sangat diperlukan optimalisasi terhadap gaya belajar seseorang. Bagaimana caranya? Berikut caranya.

Ketahui Terlebih Dahulu Jenis Gaya Belajar Anda

Langkah pertama yang perlu dilakukan adlaah mengenal dulu mengenai diri sendiri. Gaya belajar apa yang paling cocok untuk Anda ataupun Anak Anda. Secara umum ada 3 jenis gaya belajar, yaitu

  • Auditori. Gaya ini menitik beratkan indera pendengaran (auditori). Orang tipe ini akan lebih mudah mempelajari sesuatu menggunakan indera pendengarannya. Mereka dapat menghafal suatu hal hanya dengan mendengarkan suatu informasi. Orang-orang yang memiliki gaya belajar seperti ini akan sangat mudah dalam menghafal lagu, puisi dan lainnya.
  • Kinestetik. Orang-orang tipe ini akan lebih mudah mempelajari sesuatu dengan melakukan sesuatu atau melakukan eksperimen secara langsung. Mereka cenderung tidak bisa menghapal jika hanya dengan mendengar penjelasan seseorang. Mereka butuh merasakannya secara langsung.
  • VisualBelajar bergaya visual ini harus melihat informasi, dan menuliskannya sendiri untuk dapat menyimpan informasi tersebut ke dalam otak mereka. Gaya belajar seperti ini akan membutuhkan catatan yang bagus secara visual untuk

Amati

Sekarang Anda telah mengetahui jenis-jenis gaya belajar untuk setiap orang. Langkah selanjutnya adalah Anda harus menentukan gaya belajar mana yang paling cocok untuk digunakan. Perlu diingat gaya belajar tersebut mungkin saja dapat di kombinasikan. Selanjutnya Anda harus mengamati beberapa hal ketika mencari gaya yang cocok.

  • Perhatikan Apa yang Membuat Anda tertarik. Coba cari tahu terlebih dahulu apa yang membuat Anda tertarik. Apakah Anda lebih menikmati menonton film yang biasanya cenderung lebih cocok ke gaya visual atau yang lainnya. Biasanya gaya belajar akan sangat berkaitan erat dengan apa yang disuka oleh seseorang. Jika Anda suka dengan olahraga, bisa jadi Anda adalah pelajar tipe kinestetik
  • Perhatikan Non-Verbal Anda. Coba pelajari bagaimana Anda mengekspresikan diri. Tipe pelajar auditori biasanya menggunakan kata-kata dalam memproyeksikan perasaan mereka, sementara tipe kiinestetik lebih mengedepankan penggunaan bahasa tubuh mereka.
  • Perhatikan bagaimana cara Anda memecahkan masalah. Kinestetik akan cenderung menemukan solusi dengan terjun langsung mencobanya. Sementara itu, pelajar dengan gaya visual akan mencari-cari terlebih dahulu beberapa kemungkinan solusi yang ada. Di sisi lain, gaya tipe auditori akan cenderung membahas solusi terleibh dahulu dengan orang lain sebelum menetukan keputusan solusi mana yang dipilih.

Latih Gaya Belajar di sekolah

Setelah Anda mengetahui gaya mana yang paling baik untuk Anda, jangan lupa latih terus gaya tersebut disekolah. Mengetahui gaya yang paling cocok bukan berarti Anda langsung terbiasa dengan suatu gaya belajar. Terakadang harus dilakukan adaptasi terlebih dahulu saat menerapkan gaya belajar tertentu. Tempat terbaik untuk mengimplementasikan gaya belajar tersebut salah satunya adalah sekolahan.

Susun Strategi Belajar

Ketika menyusun strategi rencana belajar, coba pikirkan sesuatu yang akan melibatkan gaya belajar Anda. Misalnya, jika Anda adalah seorang pembelajar visual, Anda mungkin akan sangat terbantu jika menggunakan poster ataupun catatan dengan tampilan visual yang menarik. Pelajar auditori mungkin suka membaca keras-keras, dan bernyanyi. Pelajar kinestetik akan lebih menggunakan tubuh mereka saat belajar misalnya belajar sambil berjalan-jalan ataupun dengan melakukan percobaannya secara langsung. Apapun caranya, susunlah terlebih dahulu segala perlengkapan yang dibutuhkan dan bagaimana nantinya akan digunakan.


Share Artikel ini di Sosial Media

Belum ada komentar. Jadilah yang Pertama Memberikan Komentar
Login untuk memberikan komentar