5 Hal yang Tidak Dipelajari di Sekolah (Tapi Harus Dimiliki)

07-03-2015 | | 0 Komentar

papan tulis sekolah

Pendidikan sebenarnya bermakna sangat luas dan lebih dari sekedar duduk di ruang kelas. Namun, sayangnya, kenyataan yang terjadi bagi sebagian besar orang adalah cerita lama yang sama. Pergi ke sekolah. Membaca, menulis, belajar matematika, sejarah, ilmu pengetahuan, pulang ke rumah, dan seterusnya. 

Pendidikan di sekolah seringkali hanya memfokuskan pada pengetahuan saja, seakan-akan pengetahuan tersebut adalah segalanya. Padahal di luar semua itu banyak hal yang perlu dipelajari. Tidak jarang kita melihat seseorang kesulitan berkomunikasi dengan orang lain ataupun ada seseorang yang selalu meminjam uang pada temannya. Mungkin kita tidak menyadarinya, tetapi sebenarnya hal-hal tersebut adalah suatu keterampilan di dunia nyata. Banyak keterampilan atau ilmu yang tidak dipelajari disekolah tetapi sangat diperlukan di kehidupan manusia. Apa saja? Berikut 5 hal yang tidak dipelajari di sekolah tetapi perlu di pelajari.

Manajemen Keuangan

Mungkin kita mempelajari mata pelajaran matematika ataupun ekonomi disekolah. Namun Anda tidak menggunakan perhitungan aljabar untuk membeli barang di toko. Anda juga tidak menggunakan neraca keseimbangan saat Anda melihat barang yang menarik di sebuah mall. Tidak jarang kita melihat ada seseorang yang sangat pintar secara akademis di sekolah mendapatkan nilai matematika sangat bagus, tetapi dia bahkan tidak bisa mengatur keuangannya. Ya, manajemen keuangan lebih dari sekedar hitung menghitung angka. Manajemen keuangan adalah tentang bagaimana kita mengelola keuangan, apakah suatu barang harus dibeli, berapa persen uang yang harus ditabung dan sebagainya.

Manajemen Waktu

Istilah jam karet mungkin sering Anda dengar di negara Indonesia ini. Bisa jadi, itu adalah hasil dari kemampuan manajemen waktu yang buruk. Seringkali ada seseorang yang mengalami telat saat membuat janji, interview ataupun rapat. Dan tidak jarang justru orang-orang di posisi penting seperti pemilik atau manager yang melakukan hal tersebut. Biasanya akan muncul-muncul alasan seperti "Maaf, rapat/interview kita undur sebentar karena ada hal yang harus dikerjakan" atau alasan klasik seperti "maaf jalanan macet". Manajemen waktu adalah tentang bagaimana seseorang harus dapat memprediksi kapan waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu dan tentu harus memperhitungkan segala faktor yang ada. Hal-hal seperti itu tidak diajari di sekolah.

Mencari Kerja dan Cara Bekerja

Pada umur-umur 18-20 tahun ke atas adalah masa-masa seseorang mulai masuk ke dunia kerja. Apa yang terjadi di dunia kerja ternyata sangat berbeda dengan apa yang mereka rasakan saat di bangku sekolah. Kini mereka harus belajar bagaimana berpakaian profesional, bagaimana cara menyelesaikan pekerjaan tanpa mencontek dan sebagainya. Ilmu yang dipelajari di sekolah pun hampir tidak berguna. Sering orang mengatakan saat ke dunia kerja, akan belajar lagi dari nol. Mungkin hal ini terjadi karena memang perbedaan dimensi dimana sekolah adalah dimensi teoritis dan dunia kerja adalah dimensi praktis.

Kemampuan Bersosialisasi

Orang tidak dilahirkan dengan keterampilan sosial yang sempurna, mereka harus belajar untuk mendapatkannya. Beberapa anak yang beruntung mendapatkan kemampuan bersosialisasi di lingkungan keluarga, sementara yang lain tidak. Cara bersopan santun, cara berbicara dengan orang yang memiliki sifat tertentu, cara membaca situasi dan sebagainya tentu tidak dipelajari di sekolah, Manusia adalah makhluk sosial. Oleh karena itu kemampuan bersosialisasi sangatlah penting. 

Keterampilan Teknis

Pernah memiliki komputer yang tiba-tiba mati atau suatu kejadian keran air yang bermasalah. Sebagian besar orang akan memanggil orang yang ahli di bidangnya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun sebenarnya tidak semua masalah membutuhkan orang yang betul-betul ahli. Misalkan saja saat komputer bermasalah mungkin bisa dikarenakan Anda perlu membersihkan kotoran dan debu yang ada di kipas komputer tersebut. Atau saat keran air bermasalah Anda hanya perlu menggantinya dengan yang baru. Banyak keterampilan teknis yang bisa dilakukan setiap orang. Bayangkan bisa menghemat berapa banyak uang jika Anda sendiri yang melakukannya?


Share Artikel ini di Sosial Media

Belum ada komentar. Jadilah yang Pertama Memberikan Komentar
Login untuk memberikan komentar