Menonton Film sebagai Metode Belajar Efektif

19-02-2015 | | 0 Komentar

menonton tv

Film dan video sangat digemari oleh semua kalangan. Lihat saja betapa ramainya bioskop yang ada di mall-mall atau yang paling mudah kita bisa lihat betapa banyaknya pengunjung situs Youtube. Disamping itu semua, menonton film sebenarnya dapat digunakan dalam pembelajaran. Beberapa film seringkali mengambil tema-tema yang berkaitan dengan pendidikan seperti sejarah, sains, tentang hak asasi, dan sebagainya.

Dengan metode pembelajaran menggunakan film/video yang berasal dari film bioskop ternama tentunya akan membuat pelajaran dapat dimengerti oleh para pelajar lebih efektif. Dengan efek dan suasana yang dibangun oleh suatu film, tentunya akan membuat para siswa-siswi menjadi lebih mudah mengerti dan tertarik dengan materi yang diajarkan dibandingkan jika belajar hanya menggunakan buku. 

Bagi banyak orang khususnya orang tua ataupun guru-guru yang masih konservatif biasanya akan menentang metode ini. Mereka menganggap menonton adalah hanya suatu hiburan. Padahal dibalik semua itu, film yang muncul dibioskop tersebut pasti melakukan penelitian dan uji materi yang sangat mendalam selama mereka memproduksi film. Oleh karena itu, film tersebut sebenarnya dapat menjadi sumber kedua yang cukup dapat dipercaya.

Sebagai contoh, untuk pelajaran fisika yang dinilai sulit dan membosankan, misalnya Anda dapat menggunakan film Interstellar ataupun Cosmos: The Space Time Odyssey. Para siswa akan lebih mudah menangkap bagaimana suatu ilmu fisika seperti tentang gravitasi atau teori relativitas terjadi. Dengan efek, suasana dan penggambaran yang ada didalam film digabung dengan penjelasan di buku teks, tentunya akan lebih memudahkan siswa-siswi dalam mempelajarinya.

Seberapa Sering Metode ini Dilakukan

Jika ada pertanyaan seberapa sering mengadakan pembelajaran dengan cara menonton film, tentunya Anda dapat menyesuaikannya terlebih dahulu dengan kurikulum. Film dapat memberikan siswa suatu pengelihatan tentang sejarah dalam visualisasi dengan lebih modern yang tentunya tidak akan dapat ditemukan jika hanya melalui buku pelajaran. Kuncinya adalah menggunakan metode belajar efektif ini secara bijaksana. Jangan jadikan metode utama tetapi jadikanlah metode pelengkap dalam menyampaikan informasi.

Atau dapat juga Anda memutar balik metode ini, dimana siswa yang harus mencari film yang sesuai dengan suatu materi dan menjelaskannya dalam sebuah paragraf. Tentunya untuk mengerjakannya siswa harus menonton terlebih dahulu film yang berkaitan dengan suatu topik.

Seberapa Lama Film harus Diputar

Film-film bioskop tentu saja tergolong cukup panjang. Tentunya semakin lama film diputar akan semakin dalam penceritaan dan suasana dari film yang dapat dipelajari oleh siswa. Tapi mungkin durasi menjadi masalah utama.

Jika penggunaannya adalah untuk di kelas, cara paling bijak adalah dengan memotong-motong bagian dari film menjadi klip yang penting saja. Misalkan saja jika Anda ingin menggambarkan tema pelanggaran Hak Asasi dengan menggunakan film "Gandhi". Film ini berdurasi 191 menit. Anda dapat mengambil 3 potongan dari film ini yang mungkin hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit. 

Film Apa yang Sesuai untuk Ditunjukan?

Tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan ini. Sebaiknya hal ini harus dikonsultasikan dengan beberapa staf/guru sebelum Anda gunakan dalam pembelajaran. Apakah menurut mereka cocok atau tidak jika film/video digunakan untuk pembelajaran.

Mungkin beberapa film dibawah ini bisa menjadi rekomendasi bagi Anda dalam menggunakan film sebagai bahan pembelajaran.

  • Habibie & Ainun (Tentang Perjalanan Hidup Presiden)
  • Gie (Tentang Aktivis Jaman PKI)
  • Romusha (Jaman Penjajahan Jepang)
  • Gladiator (Tentang Sejarah Kekaisaran Romawi)
  • Luther (Tentang Reformasi)
  • Elizabeth (Tentang Reformasi dan Paham Absolutisme)
  • The Last Samurai (Tentang Sejarah Imperialisme Jepang)
  • The Last Emperor (Tentang Sejarah Dinasti Qing)
  • Flyboys (Sejarah Perang Dunia I)
  • All Quiet on the Western Front (Sejarah Perang Dunia I)
  • The Lost Batalyon (Sejarah Perang Dunia I)
  • Gandhi (Hak Asasi & Kemerdekaan India)
  • Schindler’s List (Sejarah Perang Dunia & Holocaust)
  • Thirteen Days (Sejarah Misil di Kuba)
  • Hotel Rwanda (Tentang Paham Imperialisme & Genosida)
  • Imitation Game (Sejarah awal komputer)
  • Interstellar (Tentang Alam Semesta)

Pelajaran dengan menonton tentunya dapat meningkatkan pemahaman dan minat siswa. Metode belajar efektif ini akan sangat baik siswa-siswi dalam menafsirkan dan menganalisa suatu topik lebih akurat. Apalagi saat ini film dan video sangat populer dapat ditemukan dengan mudah diberbagai media seperti Youtube.

Mungkin metode ini akan menjadi pro dan kontra bagi sebagian orang. Tetapi jangan biarkan pro dan kontra tersebut mengabaikan media pembelajaran yang efektif seperti ini. Film dan video dapat menjadi alat yang sangat efektif jika digunakan secara tepat.


Share Artikel ini di Sosial Media

Belum ada komentar. Jadilah yang Pertama Memberikan Komentar
Login untuk memberikan komentar