Stop Korupsi dimulai dari Stop Mencontek

18-02-2015 | | 0 Komentar

gambar mencontek

Belakangan sedang marak kasus korupsi di usut di Indonesia. Nampaknya korupsi masih menjadi budaya bagi para pemimpin kita. Di dunia pendidikan sendiri masih sering terjadi tindakan korupsi. Memang bukan korupsi yang berkaitan dengan materi seperti yang ada di berita-berita televisi, tetapi kegiatan seperti mencontek sebenarnya termasuk korupsi lho.

Secara simpel, kata korupsi berarti penyalahgunaan untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut sangat sesuai dengan kata mencontek. Apalagi kegiatan ini adalah kegiatan yang secara sadar dilakukan seseorang. Budaya mencontek perlu kita berantas karena bisa jadi ini merupakan cikal bakal dari munculnya budaya korupsi. Untuk menghilangkan budaya buruk ini, perlu dukungan dari segala pihak termasuk pihak sekolah. Berikut tips dari kami bagi pihak sekolah untuk menindak masalah mencontek.

1. Beri Sanksi yang Tegas

Hukuman yang jelas dan tegas perlu di terapkan dalam memberantas budaya mencontek. Kita dapat mencontoh cara SMA Kanisius dalam menangani budaya mencontek. Mereka memberlakukan peraturan yang sangat tegas hingga melakukan dropout bagi mereka yang ketahuan menyontek.

Dengan memberlakukan peraturan yang tegas tentunya para pecontek dan pemberin contek akan berpikir dua kali dalam melakukannya.

2. Beri Penghargaan

Di sekolah-sekolah biasanya hanya ada sanksi dan sanksi tanpa adanya penghargaan. Terlihat tidak adil. Untuk menyeimbangkannya tentunya sanksi harus diimbangi dengan pemberian penghargaan. Dengan adanya penghargaan dapat membuat siswa lebih terpacu untuk berbuat jujur.

3. Ciptakan Lingkungan Jujur

Terkadang seoarang siswa/siswi menyontek karena memang lingkungannya terbiasa melakukan hal tersebut. Mereka biasanya ikut-ikutan. Cobalah bagi pihak sekolah membuat suatu lingkungan yang jujur dan bertanggung jawab. Bisa dimulai dari guru yang memberi contoh. Seringkali kita melihat saat guru telat masuk tidak ada hukuman apa-apa. Sedangkan saat siswa telat hal tersebut menjadi masalah besar.

4. Buat Kampanye Anti Mencontek

Kegiatan kampanye seperti mengadakan seminar, pelajaran tambahan tentang menyontek, ataupun kampanye melalui media internet dapat menambah wawasan para pelajar yang mungkin kurang tahu tentang menyontek. Dengan kampanya-kampanye anti mencontek diharapkan sifat jujur dapat masuk kealam bawah sadar para siswa-siswi sehingga mereka menjadi lebih ragu untuk melakukan kegiatan menyontek.

Untuk menghilangkan budaya mencontek apalagi korupsi memang tidaklah cepat dan mudah. Semua butuh proses dan waktu. Jangan teriak stop korupsi jika di diri kita sendiri masih mencontek. Jadi mulailah dari diri kita sendiri.


Share Artikel ini di Sosial Media

Belum ada komentar. Jadilah yang Pertama Memberikan Komentar
Login untuk memberikan komentar