Tips Membuat Paper untuk Pemula

15-04-2015 | | 0 Komentar

foto membuat paper

Membuat tulisan ilmiah merupakan suatu pencapaian tertentu dalam kehidupan seorang siswa maupun peneliti. Memiliki sebuah paper adalah sesuatu yang keren. Bayangkan jika tulisanmu di akui oleh seluruh dunia dan muncul di situs sekelas IEEE. Bahkan, tidak sedikit orang Indonesia yang sukses dalam membuat paper hingga mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan papernya di ajang Internasional.

Menulis paper untuk pertama kali mungkin akan sangat memakan waktu karena kita cenderung bingung darimana harus memulai dan apa yang harus dilakukan. Oleh karena itu jika Anda adalah pemula dan baru pertama kali membuat paper, coba lihat beberapa tips membuat paper di bawah. Jika kamu membuat rencana yang baik dalam membuat paper, tentu saja berbagai halangan yang umum terjadi dalam membuat paper dapat di hindarkan.

Tips Membuat Paper untuk Pertama Kali

Kumpulkan sumber dan lakukan penelitian terlebih dahulu, bukan menulis terlebih dahulu. Anda tidak harus terburu-buru untuk menulis paper, tapi Anda harus memastikan bahwa Anda harus mengumpulkan berbagai sumber berdasarkan penelitian Anda ataupun dari buku sumber yang berguna dalam penelitian. Hal ini bertujuan agar pada saat Anda siap untuk menulis Anda sudah mengetahui apa yang harus di tulis. Selain itu, Anda juga tahu apakah topik yang ingin Anda tulis dapat berguna atau tidak.

Buat timeline (jadwal) membuat paper. Satu hal yang menjadi halangan terbesar dalam membuat paper adalah dari dalam diri sendiri yaitu malas. Salah satu cara untuk mengalahkan kemalasan adalah dengan membuat jadwal dan disiplin terhadap jadwal tersebut.

Belajarlah cara menggunakan stabilo. Hal ini sangat berguna untuk mengatur tulisan paper Anda. Saat membuat paper, biasanya sumber akan di kelompokan berdasarkan kategori dan kata kunci tertentu. Gunakanlah stabilo untuk menandai kategori topik dan kata kunci yang penting. Seringkali saat membuat paper, kita lupa dengan kata kunci penting yang pernah kita temukan. Dan akhirnya hal tersebut memakan waktu untuk kita mencarinya kembali.

Gunakanlah berbagai sumber. Jangan terpaku hanya pada satu sumber saja. Carilah berbagai sumber, bisa dari buku, jurnal ataupun tulisan ilmiah yang ada di Internet. Jangan lupa pelajari cara mencari jurnal di internet yang tepat untuk memudahkan dalam mencari sumber yang tepat.

Hindari plagiarism. Anda boleh menggunakan sumber dari manapun, tetapi ingat jangan melakukan plagiarism. Hal ini akan membuat papermu tidak bernilai. Jika Anda harus mengambil beberapa kalimat yang ada dari sumbermu, cantumkanlah dari mana tulisan tersebut berasal.

Gunakan statistik. Statistik akan membuat sebuah paper terlihat lebih valid. Menjelaskan sesuatu dengan statistik kadang jauh lebih berguna dibandingkan dengan kata-kata.

Review secara berkala. Salah satu yang terpenting dalam membuat peper adalah mereviewnya. Tulislah telebih dahulu paper dalam bentuk draft. Setelah beberapa hari, cobalah buka kembali dan baca. Biasanya kita akan mendapatkan ide baru yang akan menyempurnakan tulisan ilmiah tersebut.


Share Artikel ini di Sosial Media

Belum ada komentar. Jadilah yang Pertama Memberikan Komentar
Login untuk memberikan komentar