Ujian Nasional CBT 2015 Sukses?

14-04-2015 | | 0 Komentar

foto ujian nasional cbt 2015

Belakangan santer di bicarakan Ujian Nasional berbasis komputer. Bulan April ini memang merupakan masa-masa ujian nasional di Indonesia. Walaupun ujian nasional tidak lagi menjadi parameter kelulusan bagi siswa-siswi Indonesia, tetapi Ujian Nasional masih tetap di takuti dan menjadi proritas utama para pelajar di Indonesia.

Tahun 2015 ini memang banyak perubahan yang terjadi dalam pendidikan Indonesia. Salah satu terobosan baru dari pemerintah adalah di lakukannya tes uji coba Ujian Nasional dengan Komputer (Computer Based Test). Terobosan ini memang di nilai sangat di perlukan karena selain dapat mempercepat proses ujian nasional yang cukup ribet (misalnya saja saat proses penilaian), ujian dengan menggunakan komputer dapat menghemat banyak anggaran negara.

Ujian Nasional menggunakan teknologi ini di berlakukan di beberapa sekolah pilihan saja. Pertanyaannya bagaimana hasilnya? Apakah sukses atau gagal?

Sekolah yang Mengalami Permasalahan di Ujian Nasional 2015

Tanggal 14 April 2014 sendiri adalah hari pertama ujian nasional menggunakan komputer di berlakukan. Berdasarkan hasil pemantauan oleh PUSPENDIK (Pusat Penilaian dan Pendidikan), ada beberapa sekolah yang mengalami kendala. Setidaknya ada tiga sekolah yang mengalami kendala dalam ujian nasional.

Yang pertama adalah kendala server komputer yang terjadi pada SMK Sinabung. Akibat dari bermasalahnya server, SMK yang berada di Sulawesi Barat ini harus menunda ujian nasional sesi pertama. Namun, kendala server dapat di atasi dengan cepat sehingga sesi ke dua dan ke tiga dapat berjalan dengan lancar.

Pada SMK Negeri 3 Kasihan Bantul, kendala tidak jauh berbeda dengan SMK Sinabung. Pada saat sekolah menyelenggarakan ujian berbasis komputer sesi pertama, server mengalami masalah sehingga sesi pertama harus di tunda untuk melakukan perbaikan. Setelah di lakukan perbaikan, SMK Negeri 3 Kasihan Bantul dapat melanjutkan ujian sesi dua dan tiga dengan baik.

Selanjutnya kendala terjadi pada SMKN 1 Pangkal Pinang. Permasalahan kembali terjadi pada server yang di gunakan untuk ujian. Namun, permasalahan server nampaknya belum dapat di perbaiki dengan cepat sehingga di putuskan ujian di ubah jadwalnya menjadi keesokan harinya.

Jika pada ujian berbasis kertas, permasalahan sering terjadi pada soal yang tertukar, permasalahan pada ujian nasional berbasis komputer justru terjadi pada server yang digunakan. Pemerintah harus lebih memfokuskan pada kesiapan infrastruktur ini lebih baik lagi untuk kedepannya. Apalagi permasalahan pada server dapat menyebabkan ujian nasional di undur seperti kasus SMKN 1 Pangkal Pinang. Namun jika melihat dari statistik, hanya 3 sekolah dari 585 sekolah yang bermasalah. Itu berarti hanya sekitar 0.5% kemungkinan sekolah mengalami permasalahan saat ujian menggunakan komputer. Mungkin angka ini masih dapat di tolerir apalagi mengingat ujian ini adalah uji coba pertama di Indonesia.

Bagaimana menurut kalian, apakah ujian nasional berbasis komputer 2015 di nilai sukses atau gagal?

(Sumber: Website Kemdikbud)


Share Artikel ini di Sosial Media

Belum ada komentar. Jadilah yang Pertama Memberikan Komentar
Login untuk memberikan komentar